Rabu, 31 Juli 2013

KANGENNYA SEORANG IBU

Seorang Ibu menitipkan anaknya pada sebuah yayasan sosial.
Anaknya dititipkan dari bayi (baru lahir) demi anaknya tumbuh menjadi anak yang sukses, berkehidupan yg layak & mendapat pendidikan yg baik.

Beberapa tahun kemudian, Ibu tersebut baru mengunjungi anaknya. Anaknya tidak mengenalnya. Anaknya menolaknya. Anaknya menangis tidak mau didekati... Menangis kuat.

Ibunya hanya mampu menatap dari jauh.
Ibunya mengalah demi kebahagiaan anaknya...
Ibunya hanya mampu mendo'akan yg terbaik untuk anaknya...
"semoga sukses, nak... Do'a Emak selalu untuk kamu... Maafkan Emak, ya, sayang..."


*seorang Ibu dari pinggiran wilayah Ibukota
#ceritaeva

Selasa, 18 Juni 2013

SAKIT GULA

Suatu hari Ibu Haji pergi ke pasar...
Di pasar, Bu Haji ketemu dengan tetangganya....
Tetangga : " eh Bu Haji... Apa kabar, Bu ?"
Bu Haji : " baik... "
Tetangga : "gimana Bu, semenjak Pak Haji ngga ada ?"
Bu Haji : "ngga enak... Sepi... Ngga ada teman ngobrol"
Tetangga : "emangnya Pak Haji sakit apa ?"
Bu Haji : "udah lama sakit gula... Tapi belakangan, sebelum meninggal, dokter bilang katanya sakit kanker darah..."
Tetangga : "ooo gitu... Lho kok pak Dulé yg tinggal deket pu-un (baca:pohon) asem, sakit gula juga, kakinya malah udah dibuntungin sebelah, kok ngga mati-mati ?"
Bu Haji : "yaaah... Rezeki & umurnya laki saya udah sampe segitu aje.."

Senin, 17 Juni 2013

KASIH SAYANG SEORANG IBU

Ibu mengajarkan banyak hal...
Kasih sayang...
Pengetahuan...
Kemandirian...
Kesuksesan...

Seorang Ibu, bagaikan...
Seorang guru...
Seorang dokter...
Seorang penasehat...
Seorang hakim...
Seorang pembimbing...

Pengetahuan Ibu, luar biasa...
Beliau harus menguasai banyak hal...
Urusan suami, urusan anak, urusan rumah, urusan pekerjaannya, urusan ilmu pengetahuan, bahkan terkadang harus dikuasai secara bersamaan & dalam satu waktu...
Seorang Ibu lebih sering lupa mengurus kepentingannya...

Tidak heran bila Alloh SWT memberikan "surga" padanya...
Surga dibawah telapak kaki Ibu...

Thank's Mom for everything... Love you...

Sabtu, 15 Juni 2013

KAMPUNGAN

Kata "kampungan" mengandung makna bahwa orang yg diajak bicara merupakan orang yg berasal dari daerah / desa sehingga ngga paham dengan kehidupan orang kota...
Kalo kata Tukul Arwana, "ndeso".

Kemudian menjadi suatu pertanyaan, "bagaimana dgn orang kota yg ngga paham dgn kehidupan desa ? Apakah disebut dengan "kotaan" / "orang gedongan" / bahkan apakah bisa juga bisa disebut "kampungan" ?"

Karena tidak sedikit, para jetset mania yg biasa hidup dgn bergelimpangan dgn dunia kemewahan ketika suatu saat harus menghadapi kenyataan bahwa ia harus menjalani hidup seperti masyarakat pada umumnya. Memasak, naik kendaraan umum, dsb.
Baik karena hidup di luar negeri / ketika "harus menata hidup"...

Ya, dunia berputar... Ada saat diatas & ada saat dibawah...
Tapi masih tetap menjadi pertanyaan dgn kata "kampungan" tadi...

Ada yg bisa bantu jawab ?

Jumat, 07 Juni 2013

KEBAIKAN & PAHALA

Berpulangnya seseorang keharibaanNYA , membuatku berpikir bahwa...
"Biarlah kebaikan seseorang pergi bersama dengan kebaikannya..."
"Pahala seseorang pergi bersama dengan pahala..."
"Tidak untuk dibicarakan, tidak untuk seterukan, tidak untuk diragukan..."
"Biar menjadi rahasia antara hamba dengan Sang Pencipta"

Selasa, 21 Mei 2013

BERPIKiR

Kemarin, adik dari nenekku telp, hanya ingin menceritakan mimpinya...
Eyang : " nak... Tadi malam, aku mimpi Bapakmu... Dia datang ke rumahku, tapi bukan rumahku yg ini, Bapakmu makan kacang, enaaaak sekali..."
Aku : " yang... Kacang itu makanan favorite alm.Bapak..."
Eyang : " bener, tho ? Mugi-mugi... Bapakmu diparingi surgo..."
Aku : "amiin..."

Dari percakapan itu, membuatku berpikir... "seperti apa sih kehidupan setelah mati?"
"Yg udah meninggal, lagi ngapain, ya ?"
"kalo yg di sana lagi enak-enakan, yg tanpa diminta ada semua, artinya "bekal" dari dunia udah cukup dong..."

ENGKONG

Suatu hari, Engkong ketemu cucunya...
Engkong : "Tong... Ntar kalo loe beli siomay , jangan yg siomaynya dibelakang, ye.."
Cucu : "Emang 'nape , Kong ?"
Engkong : "Kagak... Khawatir bau..."
Cucu : "bau apaan ?"
Engkong : "Bau kentut Abangnye... Pan suke ati die, kapan die mau kentut... Lagian pan kagak sopan, masa makanan ditaro dibelakang..."

( ^ , ~ )v *becandaan Engkong ke Cucunya